This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 Februari 2011

Tak ada Beban Tanpa Pundak

Yuk ah menyanyi sambil diresapi lagunya...

Terasa menyesakkan semua yang telah terjadi
Apa yang ku banggakan kini tinggal cerita
Kau uji aku...
Sekilas aku rasa tak kuasa
Namun kusadari dan aku mengerti kuserahkan pada MU



Takkan aku bertanya mengapa harus terjadi
Karna aku yakini tak ada beban tanpa pundak
Kau uji aku karna ku bisa melewatinya
Ini yang terbaik bagi hidupku.. semua hanya ujian
 

Reff :
Biarkan aku oh malam...
Menangis di sepanjang sholatku
Karna hanya Allah yang bisa membuatku tegar
Menjalani semua ini..
Biarkan aku oh malam...
Bersimbah Rahmat dan ampunanNya
Badaipun pasti berlalu menguji imanku
Aku serahkan pada Illahi.. 



Lagu ini sebenarnya sudah ada sejak lama, tapi baru sempat didengarkan akhir-akhir ini. Tapi nampaknya sesuai dengan keadaan saya yang sedang dinas d RSJ. Sebelum membahas lebih jauh ingin bercerita sedikit tentang perasaan saya di RSJ. Ketika melihat pasien yang mengalami gangguan jiwa sempat tercetus pemikiran sebenarnya ada apa dengan mereka? Masalah apa yang membuat mereka menjadi seperti ini? Apa yang ada dipikiran mereka sekarang? dan yang lainnya.. dan ketika ditanya penyebabnya mungkin menurut kita itu hal yang sepele atau bisa juga berat seperti diputusin, ditipu, ditinggal (baik itu meninggal, cerai, selingkuh), dan yang lainnya. tapi ya.. yang namanya manusia itu berbeda-beda ada yang mampu melewatinya ada juga yang tidak bisa sehingga berujung dirawat. Namun, satu yang harus kita yakini ketika kita diberi ujian (beban) sebenarnya itu memang sudah Allah persiapkan karena kita pasti mampu menyelesaikannya karena kita memiliki Allah Sang Pemilik Kehidupan ini. Karena pundak ini bukanlah untuk dijadikan pajangan saja tapi diciptakan untuk memikul beban. Namun, ketika kita berharap pada selainNya atau merasa bisa sendiri menyelesaikannya tanpa menyerahkan kepada Allah sungguh mungkin bisa jadi kita yang berada di RSJ sekarang ataupun nanti (na'uzubillah)
So... yakinlah!! Ketika sedang ditimpa ujian kita insya Allah bisa melewatinya, karena Allah telah mempersiapkan kita sampai sekarang untuk menghadapi ujian yang dihadapinya. Kalau dianalogikan kurang lebih sama seperti UAS, setelah kita belajar selama 1 semester pasti akan bertemu ujian. Kalau tidak lulus ya di her. Sama seperti Ujian yang Allah berikan,, kalau kita belum lulus pasti akan diberikan lagi ujian yang sama sampai kita lulus. ya seperti suatu hadits Allah akan menguji hambaNya dengan kelemahannya. Dan dapat satu TIps dari Pak Iyus lagi (dosen Keperawatan Jiwa) untuk menghadapi kerumitan kehidupan ini ingat HANA (Hadapi, Ambil hikmah, Nikmati prosesnya, serahkan semuanya hanya pada Allah) Wallahu'alam..

Dan izinkan saya tuk menutup catatan ini dengan Quotes yang saya sukai , we're Lost without Allah.

Bandung, kamar astri lantai 2, 0953